Moment Bersama Lactacyd
Perkenalkan, saya ibu rumah tangga dengan 1 anak. Anak saya lahir September 2014 di tempat neneknya, tepatnya di daerah Purworejo, Jawa Tengah yang terkenal sejuk karena memang daerah tersebut masih asri dan hawa pegunungan masih segar. Jadi tidak terlalu sering kena alergi karena keringat. Pernah sii beberapa kali, tapi 2 hari setelah diobati bedak, sudah sembuh.
Bulan februari lalu, tepatnya saat putriku usia 17 bulan, kami pindah ke Cirebon. Karena kami sudah beli rumah disana dan berkeinginan menetap disana. Baru dapet seminggu, putriku sudah ada tanda kemerahan disekitar leher hingga punggung. Memang cuaca dikomplek rumah sy cukup ekstrim panasnya. Putriku mulai sering rewel dan susah tidur. Saya jadi kelabakan sendiri karena kerjaan rumah tidak beres. 1 minggu berlalu hingga hampir 2 minggu, ruam tersebut tidak juga kunjung hilang malah makin menjadi. Kemerahannya seperti biang keringat, hanya ukurannya lebih besar dan berair.

image

Saya bawa putriku ke bidan, karena khawatir jika kemerahan tersebut adalah herpes. Alhamdulillah, kata bu bidan itu hanya alergi cuaca panas. Di suruh ngasih bedak yang berunsur mentol katanya. Saya ke apotek dan menaburkan bedak dengan hati – hati karena takut masuk hidung, saya taburkan di sekitar leher dan punggung putriku. Seminggu setelah itu tidak ada perubahan. Lalu saya bawa ke puskesmas, herpes juga negatif. Alhamdulillah, lalu saya dikasih salep untuk dioleskan tipis – tipis. Saya oleskan salep sehari, waduhh malah makin memerah lehernya. Rewel siang malem tidak pernah berhenti. Di kasih info tetangga untuk ngasih obat berbentuk Gel, anti-gatel katanya warna hijau, bisa dibeli di apotek. Tapi tidak juga sembuh setelah saya obati dengan gel tersebut, yang ada malah makin parah.
Karena panik, malamnya saya ke Apotek daerah Kesunean, nyari obat ampuh atasi biang keringat putriku. Saya hampir putus asa, karena sudah mencoba segala obat, sudah selalu mengganti baju putriku jika berkeringat tapi tidak ada perubahan pada biang keringatnya. Sampai di apotek tersebut, saya utarakan keluhan saya. Dan si mbak apotek, nyaranin menggunakan Lactacyd Baby untuk dicampur air mandi. Teteskan 3 – 4 sendok pada bak mandi, bisa dipakai pada air dingin atau hangat saat mandi kata mbak apotek.
Karena putus asa, saya hampir berkeinginan pulang ke tempat nenek lagi karena kasihan melihat putriku tidak nyaman. Tapi dilema juga yaa, karena suamiku kerja di Cirebon. Haduhh, bikin baper banget saat itu. Paginya saya lakukan sesuai mbak apotek. Hasilnya sungguh luar biasa.
2 hari menggunakan Lactacyd Baby, bekas biang keringat kering seperti keriput dan ukuran mulai mengecil. Warna tidak merah lagi, tapi agak coklat muda. 4 hari continue menggunakan Lactacyd Baby, kemerahan sama sekali hilang. Alhamdulillah banget, sekarang hanya tinggal belangnya saja berwarna putih yang makin hari makin menyerupai warna kulit.

image

Itulah moment ku bersama Lactacyd Baby. Ini merupakan pengalaman nyata, tidak mengada – ada karena jika untuk kesehatan anak adalah nomor satu bagi saya. Saya share pengalaman tersebut agar bermanfaat untuk yang lain. Sekarang saya selalu gunakan Lactacyd Baby untuk mengatasi biang keringat putriku.

image

Ternyata Moms, kita perlu waspada jika terkena biang keringat yang tidak kunjung sembuh, dan tidak kita obati. Karena hal tersebut bisa mengakibatkan infeksi loh. Jangan sampai yaa buah hati kita terkena infeksi. Saya share info seputar hal tersebut yaa dibawah ini.

Hati – hati Biang Keringat yang Tidak Diobati Bisa Menyebabkan Infeksi.
Moms, saya ingin share info penting nii. Banyak masyarakat yang masih anggap biang keringat adalah masalah sepele jadi tidak ada perlu diobati. Ternyata, anggapan tersebut salah loh Moms.
Di ambil dari sumber Okezone.com bahwa biang keringat sering dianggap sepele oleh masyarakat. Orang baru sadar bahwa gangguan ini bisa mendatangkan masalah serius jika sudah terjadi peradangan. Jika tidak segera diatasi, biang keringat ini bisa menyebabkan infeksi.

Kulit merupakan organ tubuh yang kompleks. Ia terdiri dari beberapa lapisan sel yang selalu meremajakan diri. Kulit yang mati akan terbuang sebagai kulit ari. Pada kulit ari terdapat kelenjar lemak dan kelenjar keringat. Salah satu fungsi utama kelenjar keringat adalah membantu menjaga suhu tubuh. Ketika udara panas atau jika demam, akan terjadi peningkatan aktivitas kelenjar yang ditandai oleh keringat. Dengan demikian, suhu tubuh akan tetap terjaga.
Biang keringat ini terjadi karena saluran kelenjar keringat tersumbat oleh sel – sel kulit mati yang tidak terbuang sempurna. Keringat yang terperangkap ini, memicu munculnya bintik – bintik yang disertai rasa gatal. Biang keringat ini tidak hanya terjadi pada anak – anak atau balita, tetapi juga pada orang dewasa. Menurut Dr. Elandari Sulatomo, SpKK, biang keringat sering tidak dipedulikan oleh orang banyak karena dianggap tidak berbahaya.

Faktor Penyebab
Biang keringat terjadi karena penyumbatan kelenjar atau saluran keringat oleh daki, debu dan kosmetik. Tidak ada penyebab genetik. Biang keringat biasanya menyerang orang yang tinggal didaerah tropis, yang kelembapannya terlalu tinggi. Di Indonesia, tingkat kelembapannya mencapai 90 persen. Berbeda dengan negara lain, seperti Arab Saudi. Walaupun negara ini beriklim tropis, kelembapannya sangat rendah sehingga tidak keluar keringat, tidak terjadi biang keringat dan tidak ada bintik merah.

Menurut Dr Elandari, bintik merah biasanya terjadi pada daerah kulit yang banyak berkeringat, seperti dahi, leher, punggung dan dada. Orang awam biasanya menyebut bintik – bintik merah yang gatal itu dengan biang keringat atau keringat buntet. Bahasa kedokterannya adalah miliaria. Biang keringat disebabkan oleh panas dan kelembapan yang tinggi pada lapisan atas kulit. Ada beberapa faktor yang menyebabkan keringat keluar berlebihan dan tersumbatnya saluran keringat, yaitu udara panas dan lembap disertai ventilasi ruangan yang kurang baik, pakaian yang terlalu tebal dan ketat, aktivitas berlebihan dan setelah demam.

Gejala dan Infeksi Sekunder
Secara medis, biang keringat dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis.
Pertama, biang keringat yang terjadi pada lapisan atas (miliaria cyrstallinal). Gejala yang tampak adalah kulit melenting kecil berair dan tampak mengkilap. Biang keringat jenis ini biasanya tidak menimbulkan rasa gatal, tidak berwarna kemerahan dan pecah dengan sendirinya dalam waktu 1-2 hari sejak kemunculannya. Biang keringat jenis ini bukan merupakan masalah yang membutuhkan penanganan serius.
Kedua, miliaria rubra. Biang keringat jenis ini terjadi dilapisan tengah. Gejalanya adalah kulit berwarna kemerahan, gatal, melenting berair, perih dan parut. Bagian tubuh yang banyak mengeluarkan keringat kerap menjadi sasaran empuk miliaria rubra. Jenis biang keringat seperti inilah yang sering ditemui dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. “Biasanya ini terjadi pada bayi. Dan bayi akan rewel dan terganggu tidurnya” kata Dr Elandari.
Dan ketiga adalah miliaria profunda. Biang keringat jenis ini terdapat dilapisan lebih dalam, yaitu antara lapisan dermis dan epidermis. Gejalanya sendiri tidak merepotkan penderita karena hanya berupa bintik kecil berwarna putih, seperti jerawat batu.

Biang keringat, lanjut Dr Elandari, dapat menyebabkan infeksi. Karena ada sumbatan, keringat tidak bisa keluar. Tapi karena dorongan dari dalam yang belangsung terus – menerus, saluran keringat akan pecah, sehingga keringat masuk ke jaringan sekitarnya, sehingga timbullah peradangan. Rasa gatal dan pedih pada miliari rubra itulah gejala awal terjadinya peradangan. Biasanya orang baru menyadari bahwa ia terkena biang keringat setelah terjadi peradangan.

Munculnya peradangan tidak akan memakan waktu yang lama. Sekitar 1-2 hari sejak pertama muncul. Orang – orang bertubuh gemuk akan mudah terkena biang keringat karena produksi keringatnya berlebihan. Daerah yang banyak terkena biang keringat biasanya adalah punggung dan leher. Jika tidak segera diobati, akan muncul masalah yang serius. Menggaruk biang keringat dengan kuku tangan yang kotor bisa mengakibatkan terjadinya infeksi sekunder berupa penanahan. Itu karena bakteri yang terdapat pada kuku masuk ke dalam jaringan.

Pengobatan
Pengobatan yang paling efektif adalah mengurangi penyebab produksi keringat yang berlebihan. Beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain menaburkan bedak atau talk yang mengandung desinfektan atau pembunuh bakteri. Bisa juga menaburkan bedak yang mengandung bahan – badan penyejuk dan menghilangkan gatal. Dapat juga menggunakan lotion yang mengandung corticosteroid yang kadang – kadang dicampur dengan sedikit mentol.
Kalo sudah terjadi infeksi, paling dikasih obat antibiotik. Tergantung kelainan klinisnya juga. Kalo untuk yang ringan – ringan, ya itu tadi, kita kasih obat kocok atau talk . Obat yang lokal aja,” terang De Elandari. Pada prinsipnya itu memperbaiki udara saja.

Untuk bayi, pengobatan yang lebih baik adalah dengan sabun cair khusus waktu memandikan bayi atau anak yang sedang mengalami biang keringat ini.
Sabun cair khusus ini tidak menyisakan partikel. Sementara sabun padat biasanya meninggalkan partikel yang justru dapat menyebabkan biang keringat tidak lekas sembuh.

Para Dokter Merekomendasikan Lactacyd Baby untuk Biang Keringat
Itulah info dari Okezone.com. Serem ya Moms ternyata jika biang keringat yang tak kunjung sembuh malah dibiarkan saja. Seperti yang di jelaskan oleh Dr Elandari bahwa pengobatan untuk biang keringat pada bayi adalah sabun cair khusus. Inilah mengapa para dokter merekomendasikan Lactacyd Baby sebagai obat biang keringat pada bayi. Karena Lactacyd Baby dengan pH 3-4 yang akan membantu kondisi kulit bayi pada tingkat keasaman atau pH yang normal.

Ulasan tentang Produk Lactacyd Baby

image

Tahukah Moms, pH kulit si kecil cenderung lebih tinggi dari kulit normal, yaitu berkisar 6,6 – 7,5 bergantung pada lokasi. Hal tersebut menyebabkan kulit si kecil lebih mudah terkena iritasi. pH kulit si kecil yang cenderung memiliki nilai tinggi (basa) sehingga tidak cocok menggunakan sabun biasa yang memiliki pH tinggi. Lindungi kulit si kecil dengan sabun  mandi yang mengandung Lactic Acid dan Lactoserum yang berperan dalam menurunkan pH si kecil. Sabun yang dimaksud yang menjadi rekomendasi oleh para dokter untuk merawat kulit bayi adalah Lactacyd Baby.
Lactic Acid atau asam laktat pada Lavtacyd Baby berfungsi untuk menjaga keseimbagan kulit dan melindungi kulit dari serangan bakter. Lactacyd Baby juga mengandung Lactoserum yang merupakan nutrisi biologis bagi jaringan kulit yang membantu meningkatkan manfaat asam laktat. Kedua zat ini bekerjasama membersihkan kulit dengan lembut, menjaga pH alami kulit sehingga berbagai gangguan bakteri bisa diminimalisir.

Lactacyd Baby
Komposisi
Lactoserum, lactid Acid, Natural Orange flavour, ammonium dan triethanolaminealkyl sulfat, kolesterol, etilhidroksietilselulosa, etilenglikol stearat, dietilenglikol stearat, hidrogen peanut oil, sodium metilhidroksibenzoat, sodium hidroksida, phosporic acid, RO water.

Indikasi
¤ Membersihkan, merawat dan menjaga kulit bayi tetap bersih, segar dan lembut
¤ Merawat kulit bayi yang terkena ruam popok

Kemasan
Botol 60 ml
》Botol 150 ml
》Botol 230 ml

Cara Pemakaian
Memandikan, bayi encerkan 3-4 sendok penuh dalam wadah mandi. Mandikan bayi seperti biasa, gosok dengan lembut. Bilas dengan seksama
Membersihkan wajah dan perwatan kulit, gunakan seperti memakai sabun cair.
  Merawat kulit kepala, gunakan seperti memakai shampo.
Kocok dahulu sebelum digunakan.

Tidak perlu khawatir memakai Lactacyd Baby di kepala si kecil ya Moms, karena Lactacyd Baby diformulasikan dengan pH yang tidak pedih dimata.

image

Sebagai tambahan info Moms, ternyata info dari Fanpage Lactacyd Baby bahwa bukan hanya karena faktor cuaca panas, bayi bisa terkena biang keringat. Ternyata saat memasuki musim pancaroba, bayi bisa loh terkena biang keringat. Nah, Fanpage Lactacyd Baby ngasih tips nii untuk menjaga kulit sikecil saat musim pancaroba agar terbebas dari biang keringat.

image

Tuuh Moms, bermanfaat banget kan buat para bunda, apalagi yang bertitel New Mom. Nah, selain ngasih tips seputar kesehatan, fanpage tersebut juga ngasih info seputar perkembangan bayi lohh yang sangat bermanfaat buat kita semua. Yukk di like Fanpagenya, Klik di bawah ini ya.
Fanpage Lactacyd Baby

Matur thank you.
#LactacydBaby

Advertisements